Peta sebaran Perajin Tenun Donggala

Pertenunan di Sulawesi Tengah yang namanya kain donggala tersebar  di wilayah kabupaten donggala,Kabupaten Sigi dan sebagian di kota Palu, di daerah daerah pembuatan tenun terlihat pola-pola yang hampir sama walaupun tetap mempunyai ciri, keunikan, dan kekhasanya sendiri. Contohnya di daerah limboro kain songket/subi yang di hasilkan cenderung di dominasi dengan motif liris atau serong, daerah Tosale,Lumbudolo,Solubomba dan Towale kain dengan motif peta Bomba peta serta di daerah Wani corak yang di hasilkan lebih sederhana yaitu bunga satu-satu atau panca warna.

Di kota palu proses pembuatan kain tenun dengan menggunakan peralatan ATBM(AlatTenun Bukan Mesin)  sedangkan di kabupaten Donggala proses pembuatan kain tenun Donggala masih menggunakan alat/teknologi yang di kenal secara turun temurun yang namanya Balida yaitu alat tenun yang di buat sendiri oleh penduduk hasil inovasi teknologi lokal(Akumulasi pembelajaran masyarakat donggala sejak lama dan telah menjadi budaya) dan sebagian kecil menggunakan ATBM karna sumber Daya terampil untuk menggunakan peralatan itu sangatlah kurang.

Di Kabupaten Donggala dengan melihat Data yang kami peroleh 90 % petenun tradisional gedogan sisanya adalah petenun dengan menggunakan ATBM(alat tenun bukan mesin) itupun perajin hanya sebagai pekerja /buruh saja, seperti di loli tasiburi, loli dondo kecamatan Banawa sebagian masyarakatnya menenun dengan ATBM akan tetapi dari dulu hingga sekarang mereka hanya sebagai buruh tenun. (IMAM BASUKI)

Bagikan Artikel Ini
Baca juga:  Kain bahan kulit kayu